Wudhu Masih Pakai Make Up Sahkah?

Make up dan perempuan adalah dua hal yang tidak bisa dilepaskan. Berbeda dengan laki-laki yang bisa pergi tanpa make up kemana pun dan kapan pun tapi bagi perempuan make up adalah suatu keharusan. Bahkan sebagian perempuan ada yang tidak percaya diri jika tidak bermake up.

Make up ini kemudian memunculkan satu persoalan tersendiri bagi Muslimah di mana mereka mempertanyakan apakah Muslimah ketika berwudhu tapi belum membersihkan make upnya, apakah wudhunya sah ataukah tidak? Mengingat make up paling banyak dipakai di wajah yang merupakan anggota wudhu yang harus terkena air langsung.

Sebagian perempuan dituntut untuk selalu terlihat cantik dengan balutan make up dalam pekerjaannya. Namun muncul satu persoalan, yaitu ketika tiba waktu shalat dan berwudhu. Apakah langsung berwudhu atau tidak?

Air harus mengenai anggota wudhu

Sebelum menjawab masalah ini, kita harus mengetahui bahwa wajib hukumnya air mengenai anggota wudhu dan meresap ke kulit tanpa penghalang. Nabi shallallahu alaihi wasallam bahkan sampai mengancam bagi orang yang melewati anggota wudhunya tanpa tersiram dengan lembah di neraka. Beliau bersabda: “Celaka atau lembah wail (di neraka jahanam) bagi para pemilik tumit yang tidak terkena air wudhu. Sempurnakan wudhu kalian!” (HR. Muslim)

Jika di kulit tersebut terdapat penghalang seperti lilin, lumpur dan lain sebagainya maka wudhunya pun menjadi tidak sah. Imam Nawawi dalam Majmu’ menyebutkan: “Jika pada sebagian anggota tubuh seseorang ada lilin, adonan, henna, atau benda sejenisnya yang menghalangi air sampai ke bagian tubuh tersebut, maka bersucinya tidak sah, baik benda tersebut banyak atau sedikit. Namun, jika pada tangan atau anggota tubuh lainnya masih terdapat bekas henna atau warnanya, tanpa zatnya, atau bekas minyak cair yang memungkinkan air menyentuh kulit anggota tubuh dan mengalir di atasnya tetapi tidak menempel, maka wudhunya sah.”

Karena itu masalah make up adalah masalah serius yang harus diperhatikan kaum wanita. Jangan sampai mereka menyepelekannya sehingga wudhu berkali-kali namun tidak sadar wudhunya kurang sah karena ada anggota wudhu yang tidak dibasuh dengan sempurna.

Mengenal jenis make up

Mengutip laman NU Online make up yang beredar di pasaran dapat digolongkan ke dalam beberapa kategori seperti fungsi, jenis, dan tingkat ketahanannya. Berdasarkan tingkat ketahanannya, produk makeup dapat dikategorikan menjadi dua bagian yaitu makeup yang tahan air dan tidak tahan air.

Make up yang tidak tahan air, biasanya masuk jenis ini water-resistant makeup. Makeup yang tidak tahan air adalah make up yang tidak memiliki kandungan khusus yang dapat membuatnya tetap menempel pada kulit meskipun terkena air. Makeup jenis ini biasanya memiliki formula yang lebih ringan dan mudah dihapus.

Adapun make up waterproof adalah produk makeup yang tahan air dan keringat. Make up jenis ini mengandung pelbagai bahan yang dapat menahan air dan keringat. Pelbagai bahan tersebut biasanya berupa silikon, polimer, dan wax. Bahan yang terdiri dari silikon membentuk lapisan film yang halus dan tidak mudah luntur dan tahan di air dan keringat. Adapun polimer, terbuat dari bahan yang dapat memberikan daya rekat pada makeup. Polymer membantu makeup untuk menempel pada kulit lebih lama. Sedangkan Wax adalah bahan yang dapat memberikan efek matte pada makeup. Wax juga membantu makeup untuk tahan lama. Sehingga jika terkena air, akan mampu bertahan lebih lama.

Sementara itu ada beberapa jenis makeup waterproof yang beredar di pasaran. Salah satunya, foundation waterproof, yang dapat digunakan untuk menutupi noda dan ketidaksempurnaan kulit. kedua, concealer waterproof yang berfungsi untuk menyamarkan noda hitam dan kantung mata.

Berwudhu memakai make up

Adapun terkait hukum wudhu memakai makeup, maka hukumnya diperinci. Jika jenis make up yang dipakai tidak tahan air, maka otomatis make up nya akan mudah hilang ketika terkena air. Dengan demikian, maka wudhunya otomatis sah. Sebab tidak ada penghalang sampainya air ke anggota wudhu, dalam hal ini adalah wajah.

Sementara itu, jika makeup yang dipakai waterproof yang notabenenya akan menghalangi air sampai ke kulit, maka itu akan membuat wudhu tidak sah. Pasalnya, syarat sah wudhu sebagaimana dijelaskan di atas adalah dengan sampainya air ke kulit anggota wudhu tanpa penghalang. Penghalang tersebut dapat berupa benda padat, seperti lilin, cat, adonan kue, atau benda lainnya yang bisa menghalangi air.

Nah, makeup waterproof termasuk dalam kategori penghalang yang menghalangi air sampai ke kulit. Hal ini karena make up waterproof dirancang untuk tahan air, sehingga akan membentuk lapisan yang menghalangi air meresap ke kulit. Oleh karena itu, wudhu dengan menggunakan make up waterproof dianggap tidak sah.

Solusi permasalahan

Menurut beberapa ulama solusi wudhunya adalah dengan membersihkan make up terlebih dahulu sebelum berwudhu. Hal ini dilakukan agar air dapat menyentuh seluruh anggota wudhu dengan sempurna baik make up yang dipakai waterproof atau pun tidak. Karena make up yang tidak tahan air pun masih dikhawatirkan merusak wudhu karena airnya menjadi berubah sebab tercampur dengan make up. Bukan menjadi air yang mutlak lagi.

Wallahu A’lam.*

Penulis: Ridha Sangpangesti Murti, S.T.P.