,

Pengayaan Konselor dan Diseminasi Implementasi Intervensi Kesehatan Mental Mahasiswa UII

Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan Universitas Islam Indonesia (DPK UII) telah melaksanakan kegiatan Pengayaan Konselor dan Diseminasi Implementasi Intervensi Kesehatan Mental Mahasiswa UII pada 16 – 17 Februari 2024 di Gedung Kuliah Umum UII. Sebanyak 19 konselor menghadiri rangkaian kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan konseling di lingkungan kampus UII, terutama dalam hal pencegahan dan penanganan upaya bunuh diri pada mahasiswa. Kegiatan ini terbagi dalam 2 sesi, yakni sesi pengayaan konselor di tanggal 16 Februari 2024 dan sesi diseminasi implementasi intervensi kesehatan mental mahasiswa di tanggal 17 Februari 2024.

Pada kesempatan ini DPK UII menghadirkan pemateri dari bidang psikiatri, yakni dr. Ida Rochmawati, M.Sc., Sp.KJ (K) yang sudah puluhan tahun berkecimpung dalam permasalahan upaya bunuh diri, khususnya di daerah Gunungkidul, Yogyakarta. Beliau memberikan wawasan tentang upaya bunuh diri dari perspektif kesehatan jiwa, mulai dari mengenali seseorang dengan kecenderungan bunuh diri, tahapan pertolongan pertama psikologis pada upaya bunuh diri, hingga praktik berkomunikasi dengan seseorang yang berupaya bunuh diri. Bersama Bapak Wage, dr. Ida memberikan gambaran komunikasi verbal dan nonverbal yang tepat ketika menghadapi seseorang dengan kecenderungan bunuh diri.

Hari berikutnya seluruh konselor dibagi dalam 2 kelompok untuk melakukan diseminasi kasus kesehatan mental yang pernah ditangani selama melayani konseling di lingkungan kampus UII. Pada sesi ini masing-masing kelompok dipimpin oleh satu moderator, yakni Ibu Libbie Annatagia, S.Psi., M.Psi., Psikolog dan Bapak M. Novvaliant Filsuf Tasaufi, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Setiap konselor dapat membagikan kasus yang sudah ditangani maupun yang sedang ditangani dan mendiskusikan intervensi kasus-kasus tersebut. Setelah proses diskusi usai, moderator dari masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi sehingga dapat terlihat tren permasalahan kesehatan mental yang dialami mahasiswa UII. Setiap konselor juga dapat memberikan saran dan pendapatnya terkait penanganan kasus yang dinilai baik dan tepat.

Rangkaian kegiatan pengayaan konselor dan diseminasi selama 2 hari berjalan dengan lancar dan seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sangat baik. dr. Ida juga memberikan buku pedoman Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TP-KJM) Kabupaten Gunungkidul kepada tim layanan konseling UII. Harapannya, dengan diselenggarakannya kegiatan ini dapat meningkatkan dan menguatkan kualitas layanan konseling mahasiswa di lingkungan kampus UII.

Penulis: Amanda Aulia Jofanka Bella